tyler-nix-yGb2igKldYg-unsplash

Kamu yang relate banget sama kafe kopi, ngerasa nggak kalau akhir-akhir ini ada kedai kopi malah banyak yang muncul? Kalau di sekitar kantor The Pengusaha, ternyata belakangan muncul 1 atau 2 kedai baru nih. Tiga malahan.

Aulia Shafira dalam Kompasiana, mengompilasi sebuah data. Dari Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian, pada 2018 konsumsi kopi nasional telah mencapai 314 ribu ton. Angka konsumsi ini diprediksi akan terus tumbuh sekitar 8,2 persen selama periode 2016 – 2021.

Toa Heftiba via Unsplash

Lebih lanjut, International Coffee Organization (ICO) memprediksi pertumbuhan rata-rata konsumsi kopi di Indonesia berada di atas rata-rata dunia pada umumnya. Tahun tahun 2021, pasokan kopi nasional diprediksi akan mencapai 795 ribu ton, sementara tingkat konsumsi naik menjadi 370 ribu ton.

Konsumsi kopi di Indonesia yang meningkat seiring dengan banyaknya kedai kopi yang bermunculan. Saya cek berita terbaru bulan ini dengan kata kunci “pertumbuhan kedai kopi”, pada halaman pertama pencarian Google semuanya membicarakan pertumbuhan yang positif. Bahkan, di halaman kedua ada yang mengabarkan dibukanya sebuah kedai kopi Indonesia pertama di Jerman.

Masih ada market yang belum terdampak pandemi nih.
Nathan Dumlao via Unsplash

Ini unik mengingat kebutuhan “nongkrong ngopi” atau “nongkrong di kafe” sebetulnya termasuk kebutuhan tersier. Padahal, isu utama yang beredar adalah daya beli masyarakat menurun karena dampak pandemi, sehingga, secara logika orang akan lebih berkonsentrasi pada kebutuhan primer. “Bekerja butuh ngopi” atau “butuh di kafe karena wifi” jadi terasa bias: masyarakat mana yang terdampak pandemi?

Tentu saja ini adalah peluang, bahwa masih ada market yang tidak terdampak adanya pandemi ini. Nah, tinggal nyari siapa saja marketnya.

Gimana, menurutmu ambil peluang atau tidak, ya?

Menarik untuk Dibagi?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Offer

Peluang Bisnis Barbershop

Bikin Brand-mu Sendiri!

Marketplace Mastery

Bersama Weliyan Tanoyo