Kak Redys

Kita tahu bagaimana berbagai sektor industri dihantam pandemi. Terbukti konsumsi turun, dan ekonomi resmi masuk resesi dua kali. Tak terkecuali, dan bahkan jadi industri terbesar yang kehilangan pelanggannya: hospitality.

Namun, keadaan yang tertekan justru membuat ide kreatif bermunculan agar tetap hidup dan berkembang. Redys Vita W. dari Tritama Hospitality, sebuah korporat yang menaungi bidang perhotelan, menjelaskan perusahaan meluncurkan sebuah inovasi yang kini terus berkembang: layanan pesan antar makanan iPiring.com. Saya mendapat kesempatan untuk menimba insight dari perjalanan beliau selama menjadi team leader, siang setelah shalat Jumat.

Redys Vita W. – Team Leader iPiring.com (dok. aryo)

Okupansi hotel sampai sekarang masih di bawah target?

  • Memang masih di bawah target seperti sebelum pandemi, tapi udah ada peningkatan. Meeting-meeting juga udah ada yang masuk.

Kenapa bisa muncul iPiring?

  • Kondisi pandemi ini kan okupansi hotel kita turun. Dari grup kami (Abadi Hotel dan Cavinton Hotel), akhirnya masing-masing kita jualan food delivery. Itu mulainya sekitar bulan Maret akhir. Kemudian kita lihat selama satu bulan ternyata penjualan kok malah naik. Kemudian kita maintain datanya (kebanyakan orang kantoran), dan kita jadikan satu dari delivery masing-masing online. Dua menu masing-masing hotel kita jadikan satu, dan kita memang ingin berbasis teknologi, dibuatlah www.ipiring.com.

Nggak masuk ke jasa food delivery yang udah ada?

  • Kita pengin yang beda. Kalau platform online yang udah ada kita nggak pernah ngerti ngambil di outlet yang seperti apa. Nah, kalo kami selama ini kan kita udah jelas kalo masaknya di masing-masing hotel. Masa-masa sekarang ini orang pasti butuh makanan yang udah jelas juga kebersihannya, yang masak juga seorang chef.

Target ke depan apa dengan iPiring

  • Ke depan kita akan buka di beberapa titik, nanti arahnya menjadi cloud kitchen. Jadi orang tahunya iPiring di beberapa daerah, tapi mereka nggak ngerti dimasaknya di mana aja.

Kalau selain iPiring, grup Tritama arahnya akan ke mana?

  • Nantinya ini akan terpisah dengan hotel, namun masih satu naungan, seperti sister company. Arahnya jadi perusahaan startup digital perusahaan, iPiring ini jadi gerak pertama kalinya. Kita juga tetap melihat konsumen ke depan ini butuhnya apa.

Langkah-langkah yang dilakukan sampai iPiring muncul?

  • Maintain database yang masuk, kita lihat repeat ordernya lumayan, orderannya juga meningkat terus, bahkan ada yang satu bulan itu kita malah omzetnya sebulan bisa 60juta. Kita siapin orang pengantaran khusus, pakai box (tas_red) pengantaran juga, jaket khusus. Kita juga rekrut konsultan digital marketing, tiap hari jalankan ads, dan rekrut web developer meski udah punya sendiri supaya pengembangannya lebih cepat juga. Next kita juga mau bikin aplikasi. Lalu, sesi offline kita juga ngebranding turun ke jalan bagi-bagi kartu informasi tentang iPiring. Kalau misalnya orang pengin tahu produknya, kita juga bawa produknya kalau mau beli.

Gimana memperkenalkan ke orang-orang kantor supaya aware dengan iPiring?

  • Kita kasih potongan harga senilai 20% ke orang yang repeat order, supaya tertarik untuk pesen. Kita juga pernah setiap hari Selasa bagi-bagi makanan gratis dengan label iPiring di beberapa kantor.

Itu Free?

  • Itu free.

Sampai sekarang masih?

  • Waktu itu berjalan satu bulan, kalau sekarang setiap hari di beberapa kantor selama beberapa minggu. Target 2 minggu memenuhi 50 kantor.

Ada target convert jadi pembelian?

  • Kita targetnya sih masih untuk awarenessnya aja, kenalin.

(Cek instagramnya) Wah ini udah mirip-mirip IG makanan kekinian mbak.

  • Kita juga nggak mau ketinggalan, tetap nargetin mahasiswa yang daya belinya masih tinggi, keingintahuannya juga masih tinggi.

Kelebihan utamanya apa di website iPiring?

  • Di platform website kita, bisa untuk booking bahkan untuk dua bulan ke depan. Jam antar bisa pilih sendiri. Porsi besar juga bisa, misal untuk arisan, ulang tahun, gitu.

Lebih ke personalnya mbak Redys nih sekarang, basic dan backgroundnya apa?

  • Saya sebenernya basic educationnya teknik informatika. Tetapi saat bergabung di grup Tritama saya ada di bidang marketing, 3 bulan. Kemudian saya ditunjuk jadi Team Leader untuk iPiring.

Itu jadi kayak menggabungkan pengalaman-pengalaman yang udah ada ya mbak, jadi lebih baik.

  • Iya mas, ngegabungin gitu.

Pesan-pesan untuk pengusaha yang lagi berjuang di kondisi pandemi.

  • Kalo dari saya, ketika kita memang lagi down, tertekan, kita tetep harus memaksimalkan apa yang kita punya gimana caranya. Mungkin dari kemampuan atau skill kita. Apapun, karena ke depannya kita nggak tahu akan seperti apa. Usaha, ikhtiar, melihat kondisi, dan bisa memutuskan secepat mungkin.

Menarik untuk Dibagi?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Offer

Peluang Bisnis Barbershop

Bikin Brand-mu Sendiri!

Marketplace Mastery

Bersama Weliyan Tanoyo