brooke-cagle--uHVRvDr7pg-unsplash

A British electric bike manufacturer is calling on the government to set up a “manufacturing dating agency”.

Mark Searles, who runs Cytronex, based in Winchester, has suggested small firms could use the skills of workers at risk of losing their jobs because of the coronavirus pandemic.

He says the business can’t keep up with demand for its products while working from a small workshop in the city.

He wants to go into partnership with bigger manufacturers, but needs help with things like room for a production line and a skilled workforce.

Dikutip dari bbc.com

Berita gelombang PHK kadang memang bikin trenyuh di tengah pandemi. Namun, satu pebisnis mesin elektrisasi sepeda dari Inggris ini justru sedang mencari tenaga terkena dampak PHK. Dia juga meminta pemerintah untuk menjembatani “pengawinan” bisnis ini dengan pabrik yang lebih besar, agar produsen lokal dapat memenuhi permintaan yang kian bertambah.

Apa yang diminta oleh pebisnis tersebut adalah kolaborasi.

Kolaborasi dalam bisnis adalah koneksi yang dibentuk dengan orang lain, yang berpotensi membantu membawa bisnis ke tingkat berikutnya.

Ada banyak alasan mengapa di tengah pandemi seperti ini, kolaborasi dapat dilakukan. Biar lebih yakin, ini 5 alasan mengapa bisnis kamu perlu dicoba untuk berkolaborasi, dengan bisnis yang lain:

  1. Kolaborasi Akan Menginspirasi

Kalau sudah terjebak dengan rutinitas sehari-hari dalam bisnis sendiri, sering juga lupa dengan situasi lain yang berpotensi membuka inspirasi dan wawasan. Meski kamu bisa baca blog, majalah, atau buku untuk dapat wangsit, kalau hanya disimpan sendiri ya manfaatnya terbatas.

Sangat penting untuk keluar dari pikiran sendiri untuk mendapat perspektif baru, memicu kreativitas, meninjau informasi yang masuk secara obyektif, dan menambah konteks baru untuk pemikiranmu. Sehingga, pemikiran tersebut bisa dimanfaatkan secara efektif: Bahkan melampaui apa yang sedang dilakukan.

  1. Kolaborasi Menumbuhkan Jaringan

Pengusaha sukses punya minat yang sama untuk bertemu orang baru dan membangun jaringan, dan sekarang lebih mudah dilakukan karena ada internet. Menjadi sukses dalam bisnis mengharuskan konsistensi membuat koneksi dan aliansi. Bayangkan, gimana kalau bisnismu menyusut karena kamu ‘renang di kolam sendiri’ terus-terusan?

Meskipun setiap kontak yang dibuat mungkin tidak menghasilkan kolaborasi, setiap kali kamu menghubungi seseorang untuk mengeksplorasi kemungkinannya, itu sudah terhitung memperluas jaringan.

  1. Kolaborasi Mendidik

Salah satu manfaat terbesar dari kolaborasi adalah kesempatan untuk belajar. Faktanya, setiap interaksi yang dilakukan dengan seseorang di luar lingkaran terdekat, akan dapat mengajari sesuatu yang berharga.

Beberapa dari kolaborasi yang paling sukses melibatkan dua profesional yang membawa dua keahlian, perspektif, dan kekuatan yang sangat berbeda ke atas meja. Ketika ini terjadi, kamu pasti akan dikelilingi oleh kesempatan belajar.

  1. Kolaborasi Dapat Membantu Menghemat Uang

Banyak hubungan kolaboratif melibatkan pembagian kontribusi intelektual, pekerjaan langsung dan, terkadang, biaya. Kalau kamu berkolaborasi dengan bisnis lain dan sebagian persyaratannya melibatkan berbagi biaya pengembangan dan pemasaran, kamu bisa membesarkan anggaran sekaligus mengurangi biaya.

Dalam kasus ini, kamu sudah yakin akan mendapatkan hasil yang lebih besar daripada jika hanya menggunakan sumber dayamu sendiri. Asalkan, semua pihak yang terlibat, berinvestasi secara setara dalam keberhasilan kolaborasi.

Misal, contoh saja. Pameran di suatu wilayah dan biaya sewa stand-nya lumayan mahal. Padahal tempat yang akan disewa tersebut merupakan hot-spot, tapi terlalu besar dan terlalu mahal. Karena kamu yakin potensi spot tersebut, presentasikan saja ke bisnis teman yang bisa dikolaborasikan. Biaya dibagi, semua happy.

  1. Kolaborasi Memecahkan Masalah

Pikirkan tentang masalah sulit yang terakhir dihadapi dalam bisnismu. Ketika kita bingung, kebanyakan dari kita segera pergi ke mitra, mentor, atau sumber terpercaya lainnya yang bertindak sebagai papan suara dan membantu kita mengatasi masalah. Semakin sulit masalahnya untuk dipecahkan, semakin banyak kita bisa mendapatkan keuntungan berupa kritik dan saran, dari seseorang di luar situasi tersebut. Dan saat kamu menambahkan sudut pandang dan pengalaman baru tersebut, hasil akhirnya akan sering melampaui apa yang akan dicapai.

  1. Kolaborasi adalah Win-win Solution

Contoh: Katering pernikahan bisa mengadakan icip-icip gratis, sambil memperkenalkan ke wedding organizer, fotografer, YouTube Livestreamer atau bagian lain yang terlibat dalam sebuah pernikahan. Apalagi, era pandemi sekarang mau mengadakan pernikahan, ‘kan, banyak sekali syaratnya.

Contoh lagi: Tempat fitness menawarkan diri ke vendor peralatan olahraga, untuk menjadi lokasi ujicoba. Sekalian ujicoba, sekalian lihat gimana respon prospek yang mau mencobanya.

Contoh lagi: Coffee Shop kolaborasi dengan pendekor bunga, dengan menata bunga-bunga di teras dan beberapa bagian dalam ruangan.

Jika dilihat, sepertinya nggak begitu membutuhkan biaya banyak, ya? Yaa, semua tergantung pada project yang sedang dilakukan. Semakin ambisius, tentu semakin menghabiskan banyak dana.

Tetapi, daripada terlalu berat memikirkan biaya yang akan keluar, mending memikirkan bersama gimana caranya mendapatkan pendapatan bersama. Betul?

Menarik untuk Dibagi?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Offer

Peluang Bisnis Barbershop

Bikin Brand-mu Sendiri!

Marketplace Mastery

Bersama Weliyan Tanoyo