koran tempo

Dilansir dari Kumparan.com, Kamis (3/12/2020), Koran Tempo mengumumkan akan memberhentikan versi cetak dan beralih sepenuhnya ke versi digital pada surat kabar mereka mulai dari Januari 2021. Menurut Direktur Pengembangan Bisnis Tempo.co, Tomi Aryanto, keputusan ini diambil dikarenakan oleh perubahan perilaku konsumen, yaitu pembaca surat kabar ke arah digital. Pada beberapa tahun belakangan, didukung dengan maraknya pemakaian smartphone, perilaku pembaca juga beralih ke digital.

Diwartakan dari Kumparan.com, Kamis (3/12/2020), “Tren global terhadap digitalisasi yang pasti punya dampak terhadap media cetak yang menurun dalam beberapa tahun terakhir,” kata Tomi kepada kumparanTECH, Kamis (3/12).

“Jadi, pola perilaku pembaca yang berubah itulah yang ingin kami layani untuk tetap mendapatkan kualitas jurnalistik yang tidak berubah sesuai dengan kaidah dan kekhasan liputan Tempo selama ini.”

Salah satu edisi cetak Koran Tempo, gambar dari Pustaka78

Pada dua sampai tiga tahun terakhir, pembaca Koran Tempo didominasi oleh pembaca dari aplikasi mereka. Malahan, pada setahun terakhir, sebagaimana kita semua tahu bahwa dunia sedang geger pandemi Covid-19, pembaca surat kabar Tempo versi digital meningkat cukup pesat. Hal tersebut diperkirakan karena perubahan perilaku konsumen yang lebih banyak melakukan aktivitas di rumah dan resah mendapatkan produk koran fisik dari luar.

Langkah untuk beralih ke versi digital yang diambil Tempo ini dapat memberi keuntungan pada kedua belah pihak, baik dari pembaca maupun dari pihak Tempo. Pasalnya, dilansir dari Kumparan.com, Kamis (3/12/2020), koran Tempo versi digital mampu memberi suguhan kepada pembaca dengan konten yang lebih bervariasi, seperti video. Selain itu, kualitas visual berupa gambar juga lebih baik dan minim degradasi pada versi digital. Bagi pihak Tempo, produksi konten digital akan memangkas biaya produksi yang berujung pada biaya langganan yang lebih murah.

Digital subscription itu menjadi solusi yang kita lihat menjadi lebih efektif,” kata Tomi, diwartakan oleh Kumparan.com, Kamis (3/12/2020).

Produk Tempo lain, yaitu Majalah Tempo, belum direncanakan untuk mengikuti jejak Koran Tempo untuk sepenuhnya digitalisasi. Pasalnya, menurut Tomi, segmentasi pasar koran dan majalah Tempo berbeda. Selain karena terbitnya mingguan, pembaca senior yang sudah terbiasa lebih senang membawa produk fisiknya. Namun, majalah Tempo versi digital ditujukan untuk generasi pembaca yang lebih muda, dilansir dari Kumparan.com, Kamis (3/12/2020).

Berita ditulis oleh Amalia Fadhila, dirilis oleh Aryo

Menarik untuk Dibagi?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Offer

Peluang Bisnis Barbershop

Bikin Brand-mu Sendiri!

Marketplace Mastery

Bersama Weliyan Tanoyo