alex-mecl-18gIbWGdbNk-unsplash

Mari kita berandai-andai. Bayangkan saja terdapat dua orang yang sama-sama berjualan. Sama-sama jualan baju. Namun, yang satu berjualan secara online di sebuah e-commerce marketplace dan yang satu berjualan offline atau membuka toko di sebuah pasar. Apakah keuntungan yang di dapatkan keduanya sama? Menurut trendingbisnis.com berikut keuntungan berjualan online dibandingkan berjualan secara offline:

  1. Jangkauan Geografis Lebih Luas

Jangkauan target pembeli toko nyata (offline) tentunya hanya seputar konsumen di wilayah pasar, sedangkan toko online bisa menjangkau seluruh Indonesia (itu pun karena asumsi toko online tersebut menggunakan bahasa Indonesia, padahal jangkauan internet tentunya seluruh dunia). Pembeli toko online yang berada di Bandung, bisa mendapat konsumen dari Jakarta, Medan, Manado dan sebagainya.

  1. Tanpa Batas Waktu

Biasanya baik toko nyata maupun toko online tentunya punya batas waktu atau jam buka untuk kegiatan transaksi jual beli, yaitu kegiatan barang dibayar hingga diterima oleh konsumen. Tetapi untuk beberapa urusan, toko online bisa melayani 24 jam penuh, konsumen bisa melihat koleksi barang kapan saja, jika tertarik mereka bisa membayar saat itu juga dan barang akan diantar saat toko online buka.

  • Efisiensi Biaya Mewujudkan Toko

Baik toko nyata maupun toko online membutuhkan biaya, tapi toko nyata membutuhkan biaya yang lebih besar, kita coba untuk melihat biaya yang berhubungan dengan mewujudkan toko nyata saja, yaitu biaya sewa tempat, dekorasi toko, display, etalase, manekin, ditambah biaya listrik, kebersihan, keamanan, dan sebagainya.

Sementara untuk mewujudkan toko online, anda bisa gratis membukanya di e-commerce marketplace terkenal atau melalui media sosial. Seandainya pun ingin memiliki toko online sendiri diluar e-commerce marketplace atau media sosial, biayanya hanya sebesar biaya membuat website, yang jika tidak butuh fitur-fitur rumit maka biayanya juga relatif terjangkau.

  • Efisiensi Biaya Promosi

Promosi di dunia nyata memerlukan biaya yang besarnya tergantung seberapa luas wilayah atau sebarapa banyak konsumen yang ingin dijangkau. Misalnya dengan cara menyebar brosur, semakin banyak dan semakin luas wilayah yang dituju maka semakin banyak brosur yang harus dicetak. Sementara di dunia online, kita hanya membutuhkan media sosial untuk menyebarkan keberadaan toko online kita, dan dengan memberikan tautan (link) maka konsumen bisa langsung kita antar menuju toko online milik kita.

  • Efisiensi Biaya SDM

Pada toko nyata, semakin banyak pengunjung, semakin banyak pula SDM yang harus melayani. Karakter pengunjung di toko nyata, mereka harus dilayani sejak masuk toko, mereka melihat baju, mencoba baju, bertanya-tanya dan sebagainya tapi setelah SDM menghabiskan waktu untuk melayani, belum tentu pengunjung itu membeli. Setelah ditinggal SDM pun masih membenahi baju yang ditinggalkan. Toko nyata juga harus memiliki banyak kasir jika tokonya sangat ramai pembeli, agar tidak membuat antrian panjang.

Sementara pada toko online, proses mempelajari produk bisa dilakukan melalui membaca informasi dan melihat foto-foto. Biasanya yang melakukan chat adalah pengunjung memang hampir memutuskan membeli, sehingga tak perlu terlalu banyak SDM, cukup seorang yang multitasking untuk menjawab pertanyaan dari jendela-jendela chat yang terbuka. Dan SDM kasir toko online adalah cukup nomor rekening bank atau menggunakan fitur fintech.

Jika toko online cukup ramai, yang paling dibutuhkan adalah SDM untuk membungkus barang agar siap dijemput oleh SDM perusahaan logistik atau GoSend.

Nah, kalau kamu masih bingung cara memulainya, dan tertarik untuk belajar lebih lanjut tentang berbisnis secara online, seperti melalui Tokopedia, Bukalapak, Lazada, atau Shopee, kamu bisa ikut kelas dari Weliyan Tanoyo nih, owner dari Sowell Shop dan penulis buku Juragan Marketplace Reborn! Beliau telah berpengalaman mengelola bisnis secara online sejak tahun 2011. Kamu bisa kunjungi halaman ini untuk cari tahu lebih lanjut ya. Salam sukses!

Menarik untuk Dibagi?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Offer

Peluang Bisnis Barbershop

Bikin Brand-mu Sendiri!

Marketplace Mastery

Bersama Weliyan Tanoyo