Amazon Photo from Geek Wire

Sudah berapa ‘kegilaan’ dilahirkan oleh Jeff Bezos, orang terkaya di Bumi? Perusahaannya yang berawal dari ritel sudah lama dikenal beralih ke industri teknologi. Munculnya Kindle, Echo, Alexa, dan tentu saja Take-for-Pay-nya yang diaplikasikan di Amazon Go (offline store Amazon).

Tahun 2020 Amazon melangkah lebih jauh lagi. Jika pada 2018 Amazon meluncur fitur pembayaran praktisnya masih menggunakan smartphone, kini cukup gunakan telapak tangan!

Teknologi pembayaran ini sementara masih diperkenalkan di dua Amazon Go. Tangan pembeli akan dipindai dengan scanner. Sistem yang disebut Amazon One, mungkin menjadi cara baru untuk mengidentifikasi seseorang dan tentu saja cara pembayaran dalam segala situasi.

Kita sudah mafhum dengan teknologi pemindai sidik jari dan wajah. Apalagi teknologi retina dan suara yang sering muncul di film-film dengan teknologi tinggi. Amazon One betul-betul membawa penggunaan data biometrik selangkah lebih maju.

Untuk mencegah masalah privasi, Amazon mengatakan akan mengenkripsi data biometrik sebelum menyimpannya di cloud, dan data tersebut dapat dihapus dari cloud atas permintaan pelanggan. Dilip Kumar, Amazon’s Vice President of Physical Retail and Technology mengatakan kepada GeekWire bahwa perusahaan telah dengan sengaja memilih telapak tangan pengguna sebagai pengenal biometrik karena orang tidak dapat dikenali dari telapak tangan mereka seperti dari wajah mereka.

Amazon telah menghadapi kontroversi mengenai penggunaan penegakan hukum atas teknologi pemindaian wajahnya dan telah menangguhkan penggunaan tersebut selama satu tahun. Manfaat lainnya adalah pengguna harus memilih untuk mengarahkan tangannya ke atas pemindai, yang berarti bahwa pengguna tidak dapat dipindai tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka.

Menarik untuk Dibagi?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Offer

Peluang Bisnis Barbershop

Bikin Brand-mu Sendiri!

Marketplace Mastery

Bersama Weliyan Tanoyo