adeolu-eletu-unRkg2jH1j0-unsplash

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia ditargetkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk bisa segera go digital. Tak tanggung-tanggung, 10 juta unit bisnis yang menjadi angka target. Namun, Covid-19 yang saat ini menghantam seluruh dunia jadi salah satu hal yang berdampak signifikan bagi pertumbuhan UMKM Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah mengatakan kepada cnbcindonesia.com bahwa sejak pandemi berlangsung, omset UMKM anjlok hingga 70%. “UMKM merupakan sektor paling rentan dan terdampak pandemi covid-19. UMKM mengalami banyak kerugian, baik itu secara materiil maupun immateriil,” kata Anies.

Meski menjadi momok untuk seluruh masyarakat, namun hal ini jadi semacam tabir yang membuka betapa perlunya suatu bisnis untuk tetap mengedepankan penggunaan teknologi dalam pengoperasian bisnisnya. Untuk usaha kelas menengah ke atas, seharusnya teknologi seperti ini sudah bukan halangan lagi untuk menggunakannya.

Berikut ini sistem untuk bisnis berupa aplikasi, dari yang terbaru hingga yang sudah berdiri, yang bisa kamu pakai untuk memudahkan jalannya bisnis:

  • Bikin status PT dari rumah? Ada “EasyBiz”
    Easybiz adalah anak perusahaan HukumOnline.com yang didirikan untuk membantu UKM dan Startup di Indonesia untuk membuat perusahaan dan perizinan usahanya. Easybiz memiliki tim perizinan yang terdiri dari konsultan, asisten konsultan, dan tim lapangan sendiri. Mereka mengklaim inilah yang membedakan dengan jasa yang serupa. Meski saat ini telah banyak kemajuan dan sudah ada proses online, proses pendirian perusahaan baik berbentuk PT (Perseroan Terbatas) atau CV (Persekutuan Komanditer) dinilai masih rumit, seperti:
    • Persyaratan domisili usaha
    • Penentuan zonasi untuk tempat usaha
    • Pemilihan KBLI yang sesuai dengan kegiatan usaha yang akan dijalankan
    • Jumlah modal disetor, dan
    • Perbedaan mekanisme pengajuan SIUP dan TDP di masing-masing PTSP
  • Cari Bantuan Hukum Online? Ada “MyLawyer”.
    Dalam keterangan di website MyLawyer, kebutuhan akan layanan hukum yang berkualitas bukan lagi sebuah pilihan. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat industri yang sedang berkembang, dalam perekonomian digital yang kreatif dan penuh persaingan.
    Dengan berbasis smartphone untuk kemudahan pengguna, aplikasi MyLawyer bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mencari bantuan hukum. MyLawyer mengklaim aplikasi mereka sangat membantu mereka yang membutuhkan bantuan hukum dengan sistem pengawasan dua arah.
  • Perlu Bantuan Pengelolaan SDM? Ada “Talenta”.
    Tidak dapat dipungkiri mengelola sumber daya manusia (SDM) bukanlah hal yang mudah. Semakin banyak orang yang ikut dalam perusahaan, pengelolaan akan semakin rumit. Talenta dapat digunakan untuk beberapa macam industri, seperti hospitality, manufaktur, retail, food and beverages, serta jasa professional. “Talenta” mempermudah urusan SDM perusahaan dengan beberapa fitur yang mereka tawarkan:
    • Pengelolaan Payroll Otomatis
    • Pengelolaan Integrasi Payroll dengan Key Performance Indicator (KPI)
    • Penglolaan Kehadiran Karyawan Terintegrasi Payroll
    • Pengelolaan Kehadiran Karyawan Lepas dan Terintegrasi Payroll
  • Perlu bantuan penghitungan pajak perusahaan? Ada “Online Pajak”.
    Kebutuhan untuk membayar pajak sudah menjadi kewajiban untuk warga negara. Online Pajak membantu perusahaan untuk menghitungkan berapa pajak yang harus dibayarkan kepada negara dengan beberapa fitur yang mereka tawarkan:
    • Fitur Cloud dan Akses Multi-Account
    • Hitung, Bayar, dan Lapor Pajak Online
    • Online Pajak menyediakan beberapa pilihan kelas layanan, dari kelas starter yang gratis, lalu ada layanan berbayar dari tim kecil hingga sekelas korporat.

Sebagian layanan tersebut memang berbayar. Namun, sekali lagi bagi perusahaan kelas menengah ke atas, tentu layanan aplikasi di atas bukanlah sesuatu yang dapat disepelekan. Semakin besar perusahaan, pasti akan semakin membutuhkan pengelolaan yang lebih baik lagi.

Menarik untuk Dibagi?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Offer

Peluang Bisnis Barbershop

Bikin Brand-mu Sendiri!

Marketplace Mastery

Bersama Weliyan Tanoyo